palingfashion.com

Seputar Fashion Dan Gayahidup

Diduga Jadi Korban Hipnotis, Nenek Ini Serahkan 2 Cincin Senilai Rp 4 Juta dan Ditukar Uang Rp 4.500

Nenek berusia 83 tahun menjadi korban kejahatan dengan modus hipnotis. Akibatnya, korban yang merupakan warga Desa Somagede RT 3 RW 5, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah kehilangan 2 cincin emas. Dua cincin emas nenek tersebut dibawa kabur pada Selasa (12/7/2022) sekira pukul 06.30 WIB.

Informasi yang diperoleh, pelaku melakukan penipuan dengan modus menanyakan alamat kepada nenek JW, di Jalan Raya Somagede. Saat menjalankan aksinya pelaku hanya seorang diri. Berdasarkan pengakuan korban, pelaku mempunyai ciri memakai sorban putih layaknya Kyai dan mengaku masih mempunyai hubungan kekeluargaan dengan Gusdur.

Saat berbincang dengan pelaku, nenek JW mengaku sadar. "Kalau hipnotis bukan, soalnya nenek sadar seperti posisinya video. Mobil apa yang digunakan oleh pelaku, belum diketahui persis," terangnya.

Berdasarkan ciri ciri yang diungkapkan pelaku adalah laki laki berpenampilan seperti kyai dan mengaku masih keluarga Gusdur. Diketahui pelaku berasal dari arah timur, kemudian berhenti menanyakan arah ke Kecamatan Kebasen. Kemudian setelah didatangi, nenek JW disuruh naik ke depan mobil.

Saat masuk kedalam mobil, nenek JW disuruh melepas cincinnya dan dimasukin dalam tisu. "Jadi dia sempat naik mobil di pintu depan, terus pelaku katanya ngomong mbah ini disimpan jangan dipake," jelasnya. Cincin milik nenek JW sengaja dimasukan kedalam tisu karena disuruh oleh pelaku supaya tidak dipakai.

Setelah Nenek JW turun dari mobil dan membuka bungkusan tisu, ternyata isinya berubah menjadi uang recehan sebesar Rp. 4.500. "Udah dikasih tahu arah ke kebasen turunlah, terus tisunya dibuka isinya recehan," imbuhnya. Perhiasan dua cincin milik Nenek JW hilang dibawa pelaku yang jika dinominalkan harganya sekira Rp 4 jutaan.

Dengan adanya kejadian itupun, keluarga berharap agar bisa menjadi pelajaran bersama. Apalagi di Banyumas sedang marak kasus kasus penipuan seperti itu. "Dengan modus seperti itu bawa bawa nama kyai meresahkan banget, dan bisa menjadi pelajaran supaya hati hati," imbuhnya.

Kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan hipnotis yang menyebabkan dua cincin milik Nenek JW yang raib. Kapolsek Somagede, AKP Hartoyo mengatakan saat ini sedang meminta keterangan dari korban dan para saksi. "Kita sedang berupaya untuk mengungkap, dan sementara mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi," terangnya.

Ia menghimbau, agar masyarakat di wilayah Polsek Somagede meningkatkan kewaspadaan, dan berhati hati terhadap orang yang tidak dikenal. Saat kejadian itupun, Kapolsek menduga, korban sedang dalam keadaan pengaruh hipnotis. "Dimungkinkan dalam keadaan terhipnotis.

Soalnya katanya pak Kyai dari Jombang, dan neneknya setelah itu baru sadar barang barang itu sepenglihatan dimasukan kedalam tisu, tapi setelah dibuka ternyata sudah ditukar," ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *